Dirundung Pilu

​Di sepanjang tangga yang turun

Di situ pula aku melihat 

Lelaki yang sedang turun

Melepaskan diri dari gelap terkelebat
Aku hanya bisa melihat 

Punggungnya yang tegap

Meski aku tak tahu 

Siapa yang dia cintai hari itu
Angin malam berhembus hingga menusuk kalbu

Hanya sekelebat bayangnya yang tersisa di malam itu

Menuju tuan putri cantik bersenandung merdu

Bersama sang pangeran yang gagah nan sendu
Lelaki itu

Menggenggam duri mawar hingga rusak

Darah berteteskan dari tangannya yang lusuh

Pulang dengan hati yang pilu
Aku melihatnya menangis

Aku hanya bisa melihatnya dari jauh

Julietnya telah dipinang oleh pangeran yang manis

Penantiannya telah luruh
Aku datang 

Mencoba manjadi cahaya purnama yang baru untuknya

Menjadi penghibur laranya

Hingga tak sakit lagi hatinya

Advertisements

2 thoughts on “Dirundung Pilu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s